Yang Muda Berkarya

Pemimpin dikatakan berkomitmen jika perkataan sejalan dengan perbuatan. Pandai dalam mengatur waktu, menentukan arah dan tujuan dari sebuah organisasi jika menginginkan semua program yang direncanakan berhasil. Hal ini dilakukan kepala SMK Negeri 2 SoE, Bapak Ayub S. P. Sanam, S. Pd. Selaku kepala sekolah, ia memberikan contoh kepada seluruh warga sekolah.  Pukul 07.00 Wita, sudah berada di sekolah. Tidak peduli kabut dan gerimis menyelimuti kota SoE. Bekerja keras agar kebersihan sekolah terjaga, dan tidak boleh merokok pada area sekolah. Tentunya  diikutsertakan dan didukung komponen-komponen yang ada, mulai dari wakil kepala sekolah, pegawai tata usaha, guru-guru dan peserta didik mengambil peranan penting untuk mewujudkan semuanya itu, sehingga program yang direncanakan berjalan seimbang.


Selain itu, salah satu program yang diterapkan di SMK Negeri 2 SoE Green School (Sekolah Hijau, Red) dengan misi; menjadikan sekolah berwawasan lingkungan; Membuat sekolah menjadi indah, bersih, rapi, rindang dan teratur agar proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) berjalan dengan baik; Mengurangi gejala Global Warming. Meskipun melewati tantangan, tapi di hati Bapak Ayub S. P. Sanam, S. Pd, dan seluruh warga sekolah, berlahan dan terwujud dengan adanya tanam pohon-pohon di sekitar lingkungan sekolah.


Tantangan internal, kurangnya kesadaran warga sekolah untuk menjaga dan melestarikan alam lingkungan sekitar. Maka, perlu ada penegasan kepada setiap warga sekolah untuk menjaga dan melestarikan alam lingkungan sekitar demi mewujudkan sekolah  berwawasan lingkungan. Jadi mindset untuk rasa memiliki, menjaga, melestarikan dan merawat yang terpenting dalam menjalankan program Green School ini. Sementara tantangan eksternalnya adalah minimnya kesadaran serta dukungan  dan pengetahuan masyarakat sekitar tentang menjaga lingkungan. Membuang sampah di luar pagar depan sekolah, masih banyak ternak masyarakat berkeliaran di lingkungan sekolah. Ini juga menjadi sebuah tantangan dalam menjalankan program Green School Tugas kita sebagai warga SMK Negeri 2, menyadarkan mereka untuk saling menjaga dan merawat lingkungan sekitar, baik dalam lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah terang kepala sekolah berjiwa muda itu.

Lanjutnya, Indonesia termasuk paru-paru dunia,  maka penting bagi warga indonesia untuk menjaga, melestarikan dan peduli terhadap lingkungan sekitar. SMK Negeri 2 SoE dengan sendirinya sudah menjalankan program Peduli Lingkungan dengan moto One Person, One Tree.  Motto ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja sekolah. Untuk itu, semua komponen-komponen sekolah harus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik sehingga mencapai tujuan bersama. Dengan demikian SMK Negeri 2 SoE akan menjadi lebih baik dan bisa menjadi sekolah contoh bagi sekolah lainnya.


Program Green School tidak hanya sekedar  menghijaukan lingkungan sekolah tapi juga warga sekolahnya. Sehingga dalam setahun terakhir ini adanya peningkatan kinerja pada masing-masing bagian. Dimulai dari guru-guru sudah ada perbaikan kinerja, banyak tugas-tugas yang terkontrol dan teratur, sedangkan dari peserta didik sudah ada kesadaran untuk berdisplin, baik displin dalam berpakaian dan disiplin berperilaku serta juga banyak anak-anak yang berprestasi mengharumkan nama sekolah. Salah satunya, SMK Negeri 2 SoE meraih penghargaan intergritas Ujian Nasional dari Menteri Pendidikan jelas Bapak Ayub.Ia yakin, SMK Negeri 2 SoE akan lebih baik ke depannya jika seluruh komponen-komponen sekolah menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebaik mungkin. Anak-anak akan memilih tempat yang lebih baik di luar sana  untuk mencari pengetahuan, jika sekolah tidak lebih baik daripada tempat di luar sana. Tapi Saya yakin, jika seluruh komponen-komponen sekolah menjalan tugas dan tanggungjawab dengan sepenuh hati, maka seluruh program dapat berjalan dengan baik. SMK Negeri 2 SoE  harus menjadi taman belajar, harus menjadi yang terbaik.  Tutupnya.  (Tim MAXz).