Image

Pemanfaatan Kawasan Hutan, Menjadi Hutan Wisata

Kamis, 5 Mei 2022

Penulis : Indri S. Nabuasa, S.Sos

 



Negara Indonesia memiliki banyak sekali wisata alam yang indah dari gunung, pantai, danau, air terjun, sungai, dan Hutannya yang subur.Kekayaan alam yang dimiliki Indonesia sangat beragam salah satu nya adalah hutan. Hutan adalah bentuk kekayaan yang sungguh berharga, terutama hutan di Indonesia yang begitu hijau dan lebat. Ketika Negara lain yang lebih maju sibuk membangun Negaranya dengan gedung- gedung yang serba tinggi, hutan di Indonesia tetap berdiri dengan gagahnya. Hutan selain menambah nilai estetika, namun juga menyimpan berbagai macam manfaat.Selain mengandung fungsi hutan atau manfaat-manfaat bagi alam, salah satunya juga sebagai salah satu icon keindahan alam. Indahnya lingkungan sekitar dan di dalam hutan sangat cocok untuk dinikmati. Apa saja fungsi atau manfaat dari hutan wisata? Secara umum, hutan wisata mempunayai manfaat yakni sebagai tempat rekreasi dan wisata alam, sebagai sarana penelitian dan pengembangan, sebagai sarana pendidikan atau edukasi, dan sebagai sarana kegiatan penunjang budaya.

Kali ini kita akanmembahas terkait dengan Hutan Wisata. Hutan wisata merupakan kawasan hutan yang dibina dan dipelihara secara khusus guna kepentingan pariwisata dan wisata baru. Hutan wisata yang memiliki keindahan alam, kekayaan flora dan fauna, maupun alamnya sendiri mempunyai corak khas untuk dimanfaatkan bagi kepentingan rekreasi dan kebudayaan. Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki banyak sekali tempat-tempat wisata yang menakjubkan, dengan pesona alam  yang memukau.   Tiap daerah di NTT bisa dipastikan memiliki tempat wisata unik yang menjadi daya tarik, salah satunya di Timor Tengah Utara, kawasan yang berbatasan langsung dengan Timor Leste, yaitu Oeluan.

Hutan Wisata Oeluan, yang terletak di Desa Bijeli, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT memiliki pesona dan keindahan alam yang menakjubkan.  Unit Pelaksanaan Teknik Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah TTU, terinspirasi dari tempat wisata diluar daerah (Jawa, Jogja),   yang memanfaatkan kawasan hutan menjadi tempat hutan  wisata Oeluan yang bagus.  Hutan Oeluan merupakan salah satu kawasan hutan yang telah dijadikan pemerintah setempat sebagai tempat wisata. Pada tahun 2019 saat masa pandemic covid-19 hutan wisata ini dalam proses pembangunan dan hutan wisata Oeluan di launcing tepatnya pada tanggal 26 Oktober 2020 (Sumber informasi pegawai kehutanan Bapak Lake).

Menurut cerita para leluhur bahwa pada zaman dahulu kala ada seorang nenek tua yang bernama Luan.Pada lokasi tempat nenek luan tinggal itu ada sumber mata air yang tidak pernah kering meskipun pada musim kemarau panjang.Mata air tersebut juga dimanfaatkan oleh penduduk sekitar untuk kebutuhan sehari-hari, sehingga disebut Oeluan.Dalam bahasa Timor, ‘Oe’ berarti air, maka Oeluan adalah air dari nenek Luan. Sampai saat ini air dari nenek Luan tidak pernah kering dan masih dirasakan oleh masyarakat TTU terkhusunya masyarakat setempat di kecamatan Noemuti

Seiring perkembangan zaman maka objek wisata Oeluan ini kemudian dikelolah oleh pemerintah daerah dalam hal ini dinas pariwisata TTU. Pemerintah daerah membuat Oeluan sebagai objek wisata dengan mendiirikan kolam renang sebagai sarana rekreasi untuk masyarakat kabupaten TTU.Objek wisata Oeluan sangat ramai ketika pada akhir pekan maupun pada waktu liburan. Banyak masyarakat yang berbondong-bendong kesana untuk rekreasi karena di Oeluan, yang menarik disana tidak hanya saja kolam renang yang menjadi prioritas orang rekreasi akan tetapi kolam renang Oeluan juga digunakan sebagai sarana olahraga untuk para aktivis olahraga, pendidik (guru) dalam melakukan praktek pembelajaran pendidikan jasmani olaharaga dan kesehatan (PJOK). Kolam renang Oeluan juga dimanfaatkan oleh anak-anak mudah untuk melakukan latihan renang bagi yang ingin bercita-cita sebagai abdi negagara (TNI, POLRI dan Sekolah Kedinasan).

Lebih dari itu ada panorama-panorama alam yang menarik seperti air terjun, pepohonan yang masih rindang serta gazebo (Lopo dalam bahasa dawan) untuk tempat beristirahat bersama keluarga yang sudah disediakan oleh dinas pariwisata TTU.Menurut penjalasan salah satu staf dari Dinas Kehutahan Kabupaten TTU saat dijumpai dilokasi menjelaskan bahwa “Objek wisata Oeluan akhir-akhir ini sudah semakin ramai dan banyak pengunjung yang datang pada akhir pekan atau ketika pada hari-hari libur.Berdasarkan data pengujung bahwa yang lebih banyak berkunjung adalah anak muda (pelajar dan mahasiswa) atau anak-anak milineal.Oleh karena itu fasilitas penunjang atau sarana prasarana olahraga seperti lapangan volly, lapangan futsal serta hiburan-hiburan lainya harus diadakan dan dirawat atau ditata dengan baik sehingga pengunjungbukan hanya saja datang untuk berenang, tetapi pengunjung juga menikmati hiburan-hiburan lain yang menjadi daya tarik pengunjung.